Berita

BUPATI REMIGO TANDATANGANI MOU DENGAN BPJS

Rabu, 10 Januari 2018

96% MASYARAKAT PAKPAK BHARAT TER-COVER JKN DAN MELEWATI TARGET UHC

Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, mengucapkan rasa syukurnya karena sejak tahun 2017 yang lalu Kabupaten Pakpak Bharat telah mencapai target RPJMN, bahkan sebelum target tahun 2019, yaitu 95% Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) bidang Kesehatan, sebagaimana presentasi Ka. Cabang BPJS Kabanjahe, Manna, S.Si (Apt), MPh, AAK, di Bale Sada Arih, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak, Rabu (10/01).

“Bahkan sampai bulan Desember 2017, hanya tinggal 4% lagi di Kabupaten Pakpak Bharat yang belum ter-cover dan memenuhi target dari UHC (Universal Health Coverage) yang merupakan program PBB dan ini sangat diapresiasi oleh Pak Presiden Joko Widodo, serta berpeluang dalam waktu dekat untuk diundang ke Jakarta bersama beberapa Pemerintah Daerah lainnya”, sebut Ibu Manna sambil menjelaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative, bermutu dengan biaya terjangkau. Dari 96% tersebut, 84% diantaranya merupakan PBI (Penerima Bantuan Iuran) atau biaya jaminan kesehatannya ditanggung oleh Pemerintah.

Presentasi ini merupakan rangkaian penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemkab Pakpak Bharat yang langsung ditandatangani oleh Bupati Remigo dengan pihak BPJS Kabanjahe oleh Ibu Manna. Perjanjian tersebut adalah tentang Pengelolaan Jaminan Kesehatan Bagi Penduduk PBI APBD Tahun Anggaran 2018, serta tentang Perluasan Kepesertaan Program JKN-KIS Dalam Mewujudkan UHC Kabupaten Pakpak Bharat, yang turut disaksikan Ketua Komisi III DPRD, Ir. Yandra Berutu, Sekda, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si, para pimpinan OPD, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas, serta jajaran Dinas Kesehatan dan BPJS.

Tidak hanya sekedar mengapresiasi cakupan kesehatan di Pakpak Bharat, karena trend pelayanan dan kepuasan yang meningkat terhadap jaminan kesehatan, tetapi Bupati Remigo juga menyoroti aspek kesehatan lainnya yang terkait seperti angka harapan hidup, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Sebut saja gerakan Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) yang harus digalakkan”, tandasnya sembari mengutarakan bahwa untuk menggalakkan hal tersebut beliau tertarik menerapkan pola reward and punishment bagi masyarakat sehingga persentase dari parameter bidang kesehatan di Pakpak Bharat akan semakin tinggi.

“Artinya mungkin saja bisa kita terapkan pola dicabut hak BPJS-nya bagi masyarakat yang belum memiliki jamban di rumahnya, atau penundaan pemberian ADD bagi Desa-desa yang belum lolos Stop BABS”, ujarnya dengan mengilustrasikan dan menyampaikan bahwa upaya yang lebih fokus untuk menyehatkan masyarakat harus dengan cara-cara khusus seperti ini agar lebih memiliki awareness.

Kepada pihak DPRD juga Bupati mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya karena dukungan yang tak henti dalam upaya menyehatkan masyarakat. Selain itu Bupati menyatakan rasa terima kasihnya kepada para pengelola fasilitas kesehatan dan berharap mampu memberikan pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya.

MoU ini sendiri merupakan sinergita BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Indonesia – Universal Health Coverage. Hal ini juga merupakan agenda negara dan sejalan dengan Nawacita. Peran Pemda sendiri dalam capaian ini ditegaskan dalam Inpres no. 8 tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)

Berita Lainnya

PEMKAB PAKPAK BHARAT SIAP DUKUNG GERAKAN NASIONAL NON TUNAI
Jumat, 8 Juni 2018
Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) adalah suatu perubahan kekinian yang merupakan gerakan penggunaan alat pembayaran nontunai yang dicanangkan Bank Indonesia, untuk menumbuhkan kesadaran sekaligus meni...
PEMKAB PAKPAK BHARAT GELAR RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PILGUBSU 2018
Jumat, 8 Juni 2018
Menjelang Pilkada serentak yang hanya tinggal beberapa hari lagi, khususnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018, yang pemungutan suaranya akan jatuh pada tanggal...
BUPATI REMIGO PIMPIN RAKOR PEMANFAATAN CSR
Kamis, 7 Juni 2018
CSR atau Corporate Social Responsibility, merupakan penghubung nilai-nilai bisnis dengan nilai-nilai sosial, dimana CSR merupakan operasi bisnis yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntun...
APEL GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT TOBA 2018 TINGKAT KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Rabu, 6 Juni 2018
Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1439 H, Polres Pakpak Bharat yang bersinergi dengan Pemkab Pakpak Bharat dan TNI melakukan Operasi Ketupat Toba tahun 2018 yang Apel Gelar Pasukannya dilaksanakan di...