Berita

PEMKAB PAKPAK BHARAT SIAP DUKUNG GERAKAN NASIONAL NON TUNAI

Jumat, 8 Juni 2018

Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) adalah suatu perubahan kekinian yang merupakan gerakan penggunaan alat pembayaran nontunai yang dicanangkan Bank Indonesia, untuk menumbuhkan kesadaran sekaligus meningkatkan penggunaan nontunai di kalangan masyarakat, pelaku bisnis dan lembaga-lembaga pemerintah.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemkab Pakpak Bharat melalui Bupati, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, menyatakan sikapnya untuk siap mendukung gerakan ini, saat menerima rombongan PT Bank Sumut, yang dipimpin Ka. Capem Salak, Iwanta Sitepu, bersama jajaran dari kantor pusat, Rosmidi Siagian dan Danny Oscar Pangaribuan, yang akan mempresentasikan bentuk kerjasama dalam mengimplementasikan nontunai lingkup Pemkab Pakpak Bharat, pada Kamis siang (07/06) di Ruang Rapat Sindeka, Gedung Sigellem Rempu, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak.

Disebutkan oleh Bupati, bahwa gerakan nontunai ini tidak hanya inovasi dalam gaya hidup, tetapi menghadirkan efisiensi dan keamanan dalam segala hal. “Kita tidak perlu repot-repot lagi mengantongi uang cash dalam jumlah besar, dan  biaya pembuatan uang kartal oleh negara semakin ditekan”, ujarnya dihadapan Sekda, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si bersama beberapa para pejabat terkait.

Pemkab Pakpak Bharat direncanakan nantinya akan menggunakan beberapa aplikasi pembayaran, baik itu dalam urusan pendapatan maupun belanja, yang berinteraksi dengan PT Bank Sumut, sebagai perwujudannya. Proses ini nantinya sampai pada tahap Bendahara tidak memegang uang cash lagi, termasuk yang di brankas, dan hanya menggunakan aplikasi bernama CMS Kasda.

Tahap awal kerjasama ini sudah dimulai dengan melakukan penjajakan bersama Dinas Kominfo, terkait aplikasi yang ada, termasuk nantinya akan mengkoneksikan dengan aplikasi SIMRAL yang merupakan sebagai bentuk aplikasi e-budgetting milik Pemkab Pakpak Bharat. Sebelumnya juga akan dilakukan MoU (Memorandum of Understanding) dan PKS (Perjanjian Kerjasama) antara Pemkab Pakpak Bharat dengan PT Bank Sumut.

Beberapa hal terkait kelebihan dan kekurangan aplikasi nontunai ini ditanya oleh Bupati beserta jajarannya kepada pihak PT Bank Sumut. Diutarakan oleh mereka juga bahwa proses pemahaman dan pendalaman nantinya juga dapat terjadi saat penerapan aplikasi ini atau learning by doing, karena aliran dana seluruh transaksi dapat ditelusuri atau lebih akuntabel. Seluruh transaksi juga nantinya akan disertai bukti yang sah, dan mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas, serta membangun kedisiplinan pengelola keuangan dengan minimal kesalahan.

Hingga saat ini tercatat jutaan orang di Indonesia telah menggunakan nontunai dalam transaksi ritel sehari-hari, mulai dari kartu kredit, kartu debit, hingga uang elektronik, termasuk lembaran cek. Demi mempermudah layanan keuangan nontunai bagi masyarakat, pemerintah telah mengenalkan dua tipe uang elektronik. Satu kartu berbasis chip (e-money),  dan yang lainnya adalah uang elektronik terdaftar berbasis server dengan nomor telepon genggam. Dua jenis uang elektronik ini dibuat untuk menjangkau masyarakat yang belum tersentuh jasa sistem pembayaran dan keuangan formal, maupun yang telah menabung namun belum optimal memanfaatkan layanan keuangan lainnya. (Sumber berita: Bagian Humas Setda Kab. Pakpak Bharat)

Berita Lainnya

PJ BUPATI PAKPAK BHARAT TERIMA AUDIENSI MASYARAKAT PAKPAK
Rabu, 23 Januari 2019
Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA dengan pemuka-pemuka masyarakat Pakpak sebagai wujud dukungan akan kepemimpinan beliau ...
APEL GABUNGAN PERDANA Pj. BUPATI PAKPAK BHARAT
Senin, 21 Januari 2019
Pasca pelantikan sebagai Pj. Bupati Pakpak Bharat oleh Gubernur Sumatera Utara pada Kamis yang lalu, Dr. H. Asren Nasution, MA, langsung menggelar apel gabungan perdana di Lapangan Apel Pemkab Pakpak ...
PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN DAN PELANTIKAN Pj BUPATI PAKPAK BHARAT
Sabtu, 19 Januari 2019
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri no. 131.12-8760/2018 tanggal 21 Desember 2018, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Dr H. Asren Nasution, MA, menjadi Penjabat (Pj) Bupati P...
PENANDATANGANAN KESEPAKATAN KUA DAN PPAS KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN ANGGARAN 2019
Jumat, 21 Desember 2018
Untuk semakin memaksimalkan pelaksanaan penganggaran pada tahun 2019 mendatang, maka dilakukan penandatanganan KUA dan PPAS Kabupaten Pakpak Bharat untuk R.APBD 2019 antara Pemkab Pakpak Bharat dengan...