Berita

Bunda PAUD: PTM Terbatas Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Senin, 4 Oktober 2021

Bunda PAUD Kabupaten Pakpak Bharat,Juniatry Setia Manogihon Sirait menegaskan agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat pelaksanaan penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Hal ini ditegaskannya saat Bunda PAUD Kabupaten Pakpak Bharat,Juniatry Setia Manogihon Sirait meninjau pembukaan PTM terbatas di sejumlah PAUD di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat,Senin(04/09).

Seiring dengan menurunnya angka positif Covid-19 dimana  berdasarkan evaluasi yang dilaksanakan, Kabupaten Pakpak Bharat saat ini masuk menjadi level 2, penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sejumlah sekolah pun mulai digelar.

Saat uji coba pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di PAUD Mitokona, anak-anak yang sekolah nampak mengenakan masker serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Begitu pula terlihat saat Bunda PAUD Kabupaten Pakpak Bharat mengunjungi PAUD Ceria. 

Bunda PAUD Kabupaten Pakpak Bharat,Juniatry Setia Manogihon Sirait  berpendapat, bahwa PTM terbatas penting dilaksanakan. Selain faktor menurunnya angka positif Covid-19, juga untuk mengurangi risiko dampak sosial negatif berkepanjangan, kualitas pendidikan,  tumbuh kembang dan hak anak serta menghindari penurunan capaian belajar anak. 

"Pembelajaran di kelas diyakini dapat menghasilkan pencapaian akademik yang lebih baik jika dibandingkan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pasalnya, perbedaan akses, kualitas materi, sarana selama PJJ dapat mengakibatkan kesenjangan capaian belajar, terutama untuk anak yang memiliki keterbatasan secara sosio-ekonomi. Nantinya, PTM ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. PTM terbatas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja namun, dikembalikan juga kepada  guru dan orang tua murid." ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan bagi seluruh pihak yang terlibat PTM terbatas, mulai dari peserta didik, tenaga pengajar, hingga pengurus sekolah.  

"Yang perlu kita ingat juga, proses pembelajaran harus mengikuti peraturan dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat sesuai penerapan PPKM berdasarkan Asesmen Situasi COVID-19." ujar Nia sambil menegaskan agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Berita Lainnya

DANREM 023/KS SERAHKAN HASIL KARYA TMMD KE-112 DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Kamis, 14 Oktober 2021
Danrem 023/KS Kol.Inf.Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM atas nama Pangdam 01/BB hari ini (14/10/2021) resmi menyerahkan hasil karya sekaligus menutup resmi pelaksanaan TMMD ke-112 di Wilayah Kabupaten ...
Pemerintah Pakpak Bharat Fasilitasi Pelatihan Professional English Training
Rabu, 13 Oktober 2021
Guna membangun Sumber Daya Manusia yang mahir dan cakap khususnya dalam penguasaan bahasa asing yang dinilai semakin menjadi sebuah kebutuhan Organisasi , Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Ba...
Tim Monitoring TP PKK Sumut Kunjungi Pakpak Bharat
Senin, 4 Oktober 2021
Tim Penggerak PKK Sumatera Utara hari ini mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat untuk melaksanakan Desa Percontohan Pelaksana Tertib Administrasi PKK, PAAR, UP2K PKK, Hatinya PKK dan IVA TEST Tahun 2021...
Bupati Franc Inginkan Penataan Pasar Klohi Salak
Jumat, 1 Oktober 2021
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memandang perlu adanya perbaikan dan penataan  kondisi pasar Klohi Salak Kab.Pakpak Bharat. Hal ini diungkapkannya saat melakukan Sidak di Pasar Kloh...