Berita

PASTIKAN PENDATAAN NON ASN VALID BUPATI PAKPAK BHARAT RAPAT DENGAN MENPAN RB

Rabu, 21 September 2022

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri rapat Bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB), Abdullah Azwar Anas serta seluruh Bupati se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Puri Agung Convention Hall, Hotel Sahid Jakarta.  Rapat ini sengaja dilaksanakan oleh pihak Kementerian PAN-RB RI untuk menyatukan persepsi serta mencari jalan tengah penyelesaian tenaga non-aparatur sipil negara (ASN).

Dalam rapat ini, Menteri Anas meminta dengan tegas agar Bupati selaku Pejabat pPmbina Kepegawaian (PPK) untuk melakukan audit terhadap kebenaran data  dan mengirimkan Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) kepada BKN.

Abdullah Azwar Anas juga menegaskan bahwa focus pengadaan ASN tahun ini adalah tenaga guru dan Kesehatan.

Pemerintah tetap memprioritaskan pengadaan ASN tahun ini untuk pelayanan dasar, yaitu guru dan kesehatan, tetapi tidak mengenyampingkan jabatan lainnya,” ujar Menteri Anas dalam Rapat ini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini juga mengatakan bahwa pihaknya turut menggandeng Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan pengawasan terhadap data yang diajukan Pemerintah Daerah.

Akan ada audit data untuk memastikan data tenaga non-ASN yang dikirimkan sesuai dengan persyaratan dan ketentuannya,  tegas dia kemudian.

Sementara itu Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN-RB, Alex Denni menyampaikan bahwa  permasalahan tenaga non-ASN telah menjadi salah satu perioritas untuk diselesaikan. Menurutnya salah satu persoalan SDM bukan hanya sekedar jumlah ataupun kualitas, melainkan distribusinya. 

Tidak sedikit ASN yang baru bekerja satu tahun di Daerah meminta pindah ke Kota, sehingga formasi di Daerah menjadi kosong,” jelasnya.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Kementerian PANRB bersama BKN dan Pemerintah Daerah tengah merumuskan Peraturan untuk mengunci ASN di Daerah agar tidak bisa mutasi ke Kota dalam batas waktu tertentu.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengikuti program dan kebijakan Pemerintah melalui Kementerian PAN-RB terkait tenaga Non-ASN ini.

Akan kita sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Daerah, baik dari sisi kebutuhan maupun ketersediaan anggaran kita, ubgkap Bupati di Jakarta.

Berita Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI
Rabu, 28 September 2022
Bupati Pakpak Bharat, Feanc Bernhard Tumanggor menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan (27/09/2022). Bupati hadir dalam pertem...
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Resmi Serahkan GOR Traju Sport Center Kepada Pemerintah Pakpak Bharat
Selasa, 27 September 2022
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menyerahkan Bangunan Gedung Olah Raga Traju Sport Center kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Penyerahan Fasilitas orah raga ini ditandai dengan penandat...
JALAN PENGHUBUNG SUMUT-ACEH PUTUS TOTAL PEMKAB PAKPAK BHARAT LAKUKAN PENANGANAN CEPAT
Selasa, 27 September 2022
Bencana longsor akibat hujan deras yang berkepanjangan beberapa hari terakhir mengakibatkan jalan Nasional penghubung Sumatera Utara – Aceh terputus total di Dusun Cubancer, Desa Kaban Tengah, K...
WAKIL BUPATI PAKPAK BHARAT HADIRI PELANTIKAN PENGURUS DPC TIARA KUSUMA
Selasa, 27 September 2022
Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia Tiara Kusuma Kabupaten...